
Ibnu Rusyd (1126-1198 M) adalah Ilmuwan Muslim Terkemuka asal Cordoba, Spanyol. Di Barat ia dikenal dengan nama Averroes. Salah satu sumbangsihnya yang paling masyhur adalah kitab al-Kulliyat fi ath-Thibb.
Kitab al-Kulliyat fi ath-Thibb adalah buku tentang kedokteran yang terdiri dari tujuh jilid yang masing-masing menjelaskan tentang anatomi, kesehatan, penyakit, gejala-gejala penyakit, obat-obatan dan makanan, penjagaan kesehatan, dan pengobatan.
Ibnu Rusyd menulis kitab al-Kulliyat fi ath-Thibb antara tahun 1153 dan 1169 M. Sembilan puluh tahun setelah penerbitan pertamanya, buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Ibrani dan Latin dengan judul Colliget.
Teori-teori yang digunakan Ibnu Rusyd dalam Colliget merujuk pada doktrin medis Galenus, seorang dokter Yunani Kuno. Namun, Ibnu Rusyd juga mengemukakan konsep-konsep baru dalam bidang kedokteran.
Ibnu Rusyd juga menerangkan dalam Colliget bahwa strok merupakan penyakut yang berasal dari otak akibat terhambatnya jalur arteri dari jantung ke otak. Sebuah konsepsi yang lebih mirip dengan penjelasan ilmu kedokteran modern.
Tidak hanya itu, meski tidak menamainya secara serius, Ibnu Rusyd adalah orang pertama yang mengidentifikasi gejala-gejala penyakit Parkinson.
Setelah publikasi yang pertama, Colliget dicetak ulang beberapa kali dan mampu melampaui karya-karya terkenal lainya dalam bidang kedokteran di Abad Pertengahan.
Colliget masih tetap ramai diperbincangkan di kalangan akademisi lima abad setelah publikasinya yang pertama. Hingga abad ke-18 M, Colliget masih jadikan rujukan dalam dunia kedokteran.
Comments
Post a Comment